Just another WordPress.com weblog

Terbaru

ada yang hilang..

wah dah lama juga w ninggalin “surga” ini..

dah mumet nih semua yang ada di otak ,, rasa-rasanya pengen muntah..

w bingung dengan apa yg ada dlm otak w.. di 1 sisi w pengen, “rasa” yg ada ini w hilangkan.. ngutip puisinya rangga di film AADC “enyah saja kau pekat”..

hehehehehe apa hubungannya coba??,, mang dy pekat??

 

back to the text,,

w ngerasa klo ada yg hilang saat dy gak lagi bisa w dekati.. jujur, terlalu sakit buat w nerima kenyataan dy dah jauh dari kehidupan w..

secara dulunya kita tuh sering jln bareng, makan bareng, ketawa bareng, curhat-curhatan bareng,, semuanya bareng,, kecuali yg satu itu tuh.. k WC… 😀

 

over all catatan w ini kalo mo disingkat w pengen bilang kalo w kangen banget ma dy..

w nyesel dah buat jarak kayak gini sama dy..

terserah deh ma perasaan ini,, w gak peduli lagi ma ego atau idealis w..

yg w pengen dy tuh mau temenan lagi ama w..

 

tapi gmana caranya???

😥

 

ngutip lirik lagunya ipank :

ada yg hilang dari perasaanku,,

yg tlah lama sudah ku berikan padamu,,

ternyata aku tak berarti tanpamu..

berharap kau tetap disini..

berharap dan berharap lagi…

 

Pokoknya!!!!…

POKOKNYA!!!!

Q tak bisa…

tak bisa…

tak bisa kalo hari ini gak MAKAN…

hahahahahahaahhahaha,,

POKOKNYA..

Q LAPAR TERNYATA MALAM INI…

😀

bisakah aku…???

ku masih saja terjaga di saat penguasa malam, tampak mulai tenggelam..

banyak yang ku pikirkan tentangmu.. dan semua kisahku,,

ku mungkin terlalu terbawa dengan trauma masa lalu..

ku takut suatu saat ku tak bisa melupakan cinta yang kini menyapaku..

ku takut suatu saat dia harus pergi,sementara aku di sini harus berusaha lupakan semua pesonanya..

ku takut,, ku kan terjatuh lagi..

bahkan hal yang paling membuatku takut adalah dia harus pergi dari kehidupanku hanya karena aku mencintainya lebih dari apa yang dia tahu..

bisakah aku??,,

bertahan dengan rasa yang seperti harimau dalam hari-hariku???

di satu sisi aku bahagia karena ada rasa untuknya..,

tapi, di lain pihak aku sakit karena tak bisa miliki hatinya..

bisakah aku???..

ku berusaha untuk selalu mencintainya dalam hatiku,,

ku berusaha agar rasa ini bisa terbalas,, tapi..kenyataanya ada rasa yang lain dalam hatinya dan itu bukan untukku..

sungguh ku masih terus berusaha untuk tak hadirkan kau dalam hatiku..

dan inginnya sekarang ku kan melepaskan semua ikatan yang membelenggu hatiku selama ini,, dengan senyuman bahagia sambil katakan pada dunia bahwa aku bisa…

semua tentangmu…

mungkin aq gila…, tapi rasa niy terlalu erat memnjarakan aq..,

aq sperti berada di dalam lorong tikus yang pengap, gelap,, bau,,,

langit di luar sana hitam,, tak berwarna,,, sperti warna hatiku yang kelam.. karna kenyataan pahit yang ku dapati,,,

aku tak bisa memilikimu lagi,, bahkan dunia mimpiku,, terlalu kejam memenjarakanku dalam gorong-gorong gelap… menanti mati…

dunia terasa sempit bagi orang-orang seperti aku,,,

jika ada yang bertemu denganku,, pasti mereka melihatku sebagai seorang mayat hidup yang tak lagi punya arti,,,

aq berjalan di antara keramaian,, dan ku dapati hanya kesunyian yang menjadi temanku…

aq menertawakan kenyataan ini,, kenyataan yang tak pernah bisa berkompromi dengan apa yang aku mau…

mungkin aku menangis,, tapi air mata itu sudah kering…, tak ada lagi yang tersisa,, semuanya telah tumpah seperti bak yang menguap karena terlalu penuh…,,,

aku tak tahu lagi mau di bawa kemana perasaan yang teramat gila ini…,

berharap ada seseorang yang nanti bisa mengobati luka ini…

tapi,,, kapan????…

harus berapa lama lagi aku menunggu???..

sadarkan aku dari mimpi panjangku,, tentang penantian cinta yang ku tau tak pernah berujung di hatimu…

hampakan aku dengan perlakuanmu,, setidaknya itu mungkin bisa membuatku melupakan semua tentangmu…

aku akan mencoba semua cara semampuku,,, setidaknya kamu tau untuk sekarang masih sulit bagiku untuk lupakan semua pesonamu…

masih sulit bagiku untuk mengikhlaskan rasa ini melepasmu pergi menjauh dari kehidupanku,,,

tapi,, suatu saat nanti,, aku janji akan berusaha melupakan semua tentangmu….

masihkah aku di hatimu..

terpaku aku disini di keheningan malam yang tak ada arti..
bayangmu masih menari, dan aku masih di sini terpenjara dalam sepi..
tak pernah aku coba untuk berhenti pahami hatimu,, bagiku kau asing..
tak pernah kau coba untuk pahami mauku,,
bagimu aku tak pernah ada…
kau bayanganku..
tapi kau hilang,, dan semuanya harus ku akhiri sampai di sini…
masihkah aku dihatimu???..

itu mauku..tapi sayangnya.. kau menghilang…
kau terlanjur di sembunyikan oleh separuh sayapmu…

masihkah aku di hatimu???…
pergi dan enyahkan saja aku dari hidupmu..
walau hanya sebuah bayangan aku bersedia menemanimu..

kepingan hati

dimana hati ini harus Q simpan??, kemana rasa ini harus Q bawa…

Aq mencintainya.., salahkah rasa ini bila terpaut padanya??..

mungkin benar dia sudah menjadi milik orang lain,, mungkin benar hatinya masih milik masa lalunya..

tapi salahkah aq yang selaku berharap kepadanya??..

dimana hati ini harus Q bawa??.. enyahkan aQ saja jika maumu ingin aQ pergi dan menghilang..

di tempat mana rasa ini harus Q sembunyikan??.. hampakan saja aQ bila kau tak mau aQ ada d t4mu berdiri…

kau,, masih ada di antara kepingan hati yang tercerai,,

kau,, masih di sini di dalam mayaQ yang hanya ada aQ dan kepingan Hatimu..

supernova

dia??..

siapakah dia??,,
masih adakah dia dalam hati ini??

benarkah dia nyata??,,
ataukah dia hanya sosok maya yang tak pernah bisa ku sentuh??

pesonanya seperti supernova,,
tak bisa ku enyahkan begitu saja..

benarkah dia nyata??..

aku pun masih bingung menerjemahkan hadirnya..

akan jadi sperti apa Qt nanti??

mendung hari ini, semilir angin yang berhembus, suara canda tawa anak-anak kompleks yang bermain ditanah lapang serta desahan napas yang terdengar seperti sebuah harmoni yang mengawali kisah ini.
aku masih diam, lidahku rasanya terlalu kauku untuk mengucapkan sepatah kata hanya gerakan jari jemariku yang meliuk-liuk diatas sebuah kertas yang meberi tanda bahwa aku bukanlah sebuah patung. desahan napasku terdengar beradu dengan suara polpen yang bergerak diatas kertas yang ku pegang.
dia, dia masih juga seperti dulu seperti pertama aku mengenalnya. pandangan matanya jauh menerawang kedepan tidak kosong, tapi tampak berbinar-binar. entah apa yang sedang iya pikirkan?, ingin sekali aku terlibat dengan imajinasi-imajinasinya, tapi aku bukanlah Tuhan yang maha mengetahui segala apa yang ada dalam benak umatnya.
gerakan polpen yang ku pegang tak hentinya meliuk-liuk menorehkan tinta, merangkai kata tentang dia. mungkin aku terpesona dengan sikapnya hari ini !.
“begitu penuh karisma” rasanya kalimat itu sesuai dengan gambaran keadaannya saat ini.
“aku ingin seperti kupu-kupu”, akhirnya setelah sekian jam kita dibisukan oleh lamunan dan pikiran masing-masing, kalimat itu keluar juga dari mulutnya.
saat mendengar kalimat itu, hatiku menggelitk. aku merasa seperti kelopak bunga mawar yang mekar karena pesonanya mampu menarik kupu-kupu hitam berbecak putih hinggap diatasnya.
sepertinya aku harus mengucapkan terima kasih pada sepasang mahkluk tuhan yang berada dihadapanku ini, karana pesona mereka mampu membuyarkan lamunan dia yang sedari tadi diam tanpa kata.
“kenapa harus kupu-kupu?, apa uniknya hewan itu, sehingga kamu ingin seperti ia?, bukankah kupu-kupu itu tidak lebih hebat dibandingkan burung?, kenapa tidak jadi seperti burung saja??”, aku mulai menghujaninya dengan pertanyaan tsb, pulpen yang sedari tadi aku mainkan diatas kertas, untuk sementara aku istirahatkan aktifitasnya.
mungkin aku terlalu kritis dalam bertanya, tapi itulah diriku selalu ingin tau dengan apa yang ia pikirkan. buatku dia itu seperti guru kehidupan, dia mengajarkan aku makna hidup yang tidak akau dapatkan dibangku sekolah lewat kata-katanya ataupun sikap yang ia tunjukan kepadaku.
dia hanya mengerling ke arahku, dan sedetik kemudian dia kembali serius menatap tingkah laku seekor kupu-kupu yang ada di hadapannya. dia kemudian mendesah, seperti ingin mencari rangkaian kata-kata yang pas untuk dia katakan sebagai jawaban atas pertanyaanya padaku.
sambil tetap memandangi seekor kupu-kupu tersebut, dia kemudian berucap:
“aku ingin seperti seekor kupu-kupu, karena aku suka dengan cara hidup mereka, kupu-kupu itu harus bertahan hidup dari awalnya ulat yang wujudnya tak indah dipandang mata, harus cukup sabar terkurung dalam kumpulan seperti benang kusut yang dikenal dengan kepompong, walaupun begitu dia tetap bersabar menanti hari-harinya untuk akhirnya ia bermetamorfosis menjadi seekor kupu-kupu cantik, yang dikagumi banyak makhluk.
kupu-kupu tak pernah mendapatkan makanan dari kupu-kupu yang lain, setidaknya dia harus berusaha untuk mendapatkan makanannya sendiri. dia harus terbang kesana kemari untuk mencari sari bunga, saat dia makan dari tumbuhan t4 dia hinggap, dia pun tak pernah lupa untuk tdk memberi manfaat pda tumbuhan tsb. seperti sebuah simbiosis mutualisme, kupu-kupu hidup untuk memberi manfaat kepada tumbuhan (bagaikan kacang yang tidak lupa kulitnya, red).
“nah bukankah kupu-kupu itu adalah hewan yang unik??, kita harusnya belajar dari perjuangan hidup makhluk yang satu ini!!”,
tapi..
karena sifat kegengsian manusia, kita sering menganggap diri kita lebih hebat dari seekor kupu-kupu. kenyataannya..,
Kita diberi cobaan hidup sedikit saja oleh sang pencipta langsung berpatah semangat tak jarang ada yang langsung mengklaim bahwa hidupnya tak punya arti apa-apa, mungkin karena hal itu Kita sering lupa dengan tujuan untuk apa kita ini hidup, aku pernah membaca dari sebuah novel yang aku suka, pengarangnya Andrea Hirata mengatakan, bahwa hidup adalah dengan memberi sebanyak-banyaknya bukan dengan menerima sebanyak-banyaknya.
Lalu, hal apa yang sudah kita berikan kepada orang tua yang telah merawat, membimbing, serta memberi makan layaknya bunga/tumbuhan bagi kupu-kuou?
Memang benar, manusia itu lebih sempurna dibanding kupu-kupu, karena kita mempunyai akal!.
Namun, jika kita tak bisa memberi sesuatu yang bermanfaat kepada orang tua kita, akan jadi seperti apa kita nanti???? “,,

Kalimat-kalimat itu mengalir bak aliran air sungai karena begitu indah kata-kata itu yang sarat akan makna. Hmmmmm,,,,,,,, aku terpesona dengan sosok manusia yang ada di hadapanku ini, pantaslah dia mengatakan ingin menjadi seekor kupu-kupu itu, karena tanpa dia sadari dialah kupu=-kupu bagiku yang merasa tumbuhan. Dia selalu memberi sesuatu yang bermanfaat untukku. Subhanallah.., sungguh aku kagum denganpemikiran-pemikirannya. Aku merasa ilmuku tidak lebih banyak doibandingkan ilmunya yang hanya dia dapatkan dari pengalaman hidupnya.
Tanpa dia sadari aku mulai menaruh hati padanya. Mungkin aku kagum!! Tapi begitulah..
Bagiku kisah hidupnya telah mengubah dirinya menjadi seperti seekor kupu-kupu

Benarlah ALLAH SWT dalam firmannya :
“yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (Q.S. Ali Imran: 191).

hampakan aku di sini

mencoba untuk resapi hari,, yang tlah lewat dan tak mungkin kembali lagi..

sperti waktunya mentari yang slalu siap tenggelam demi membiarkan bulan menyinari lagi..

mencoba untuk terus pahami maksud hatimu yang tak pernah bisa terima keberadaanku,, walau itu di saat kekosongan memenjarakanmu..

apa yang kau mau??, apa yang ku mau??

bahkan tak satupun bisa mengerti..

hampakan aku di sini,, di sudut kosong egomu,,

aku mungkin tak paham dengan namanya penolakan atau bisa juga aku merasa tuli untuk satu kata di benci..

hampakan aku di sini,, di gorong-gorong sepi masa lalumu..

aku terlalu terbiasa mengecap sunyi, karna sahabatku adalah kebencian hatimu,,

hampakan aku dan biarkan aku tetap sendiri…

hanya ingin bicara

masih terdiam di sini, di tempat ini,,

aku merasa sunyi dan sendiri,,,

harus jadi seperti apa aku??

agar dy mengerti apa yang aku rasa???

aku hanya ingin di anggap, keberadaanku di akui..

tapi,,

haruskah ku paksakan rasa itu??

dan semuanya akan cepat menghilang..

pergi bersama semua kenangan..

tentang dy dan semua..

T,T